Siswa Sekdilu Kemendagri terkesan dengan potensi Sulut

Sebanyak 60 orang calon diplomat RI yang saat ini sedang mengikuti Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri RI hari ini melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Sulut A.G. Kawatu, SE,M.Si di Ruang Huyula Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Rombongan yang dipimpin oleh Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri Kementerian Luar Negeri RI Dr. Ben Perkasa Drajat memilih berkunjung ke Sulawesi Utara karena berbagai keberhasilan daerah ini dalam penyelenggaraan pemerintahan. Direktur Sekdilu juga mengatakan bahwa dalam rangka persiapan magang pasa siswa Sekdilu yang merupakan bagian dari kurikulum yang berlaku di sekolah tersebut para siswa melakukan kunjungan ke daerah untuk mendapatkan bahan kajian dan juga sebagai bahan promosi mereka ketika melaksanakan magang di luar negeri selama 3 bulan. Kali ini Sekdilu memilih Provinsi Sulawesi Utara sebagai lokasi kunjungan yang nantinya juga akan dipromosikan ke luara negeri.

Ketika menyampaikan sambutan Gubernur Sulawesi Utara, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Sulut A.G. Kawatu, SE, M.Si menguraikan berbagai potenbsi serta memberikan gambaran umum Provinsi Sulawesi Utara yang mendapatkan perhatian serius dari para peserta. Pada kesempatan itu juga, Asisten III mengingatkan para siswa Sekdilu bahwa Sulawesi Utara juga adalah salah satu daerah yang mempunyai catatan sejarah telah menghasilkan diplomat-diplomat ulung seperti DR. Sam Ratulangi, L.N. Palar, A. A. Maramis yang btelah turut berkiprah dalam sejarah diplomasi RI di dunia internasional.Gubernur Sulut melalui Asisten III juga menitipkan kepada para siswa sekdilu yang akan magang ke luar negeri untuk menyampaikan informasi ke negara-negara yang akan dikunjungi tentang Sulawesi Utara yang memang memiliki banyak potensi wisata dan merupakan salah satu dari 10 daerah destinasi wisata utama di Indonesia serta 5 daerah yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Dalam dialog yang dipandu oleh Asisten III, pertanyaan para siswa sekdilu lebih banyak tertuju pada bagaimana pemerintah Sulawesi Utara menyiasati pengelolaan daerah perbatasan yang direspons oleh Asisten III dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Drs. Max Gagola, M.Si yang juga hadir dalam pertemuan tersebut. Dijelaskan bahwa Pemerintah Sulawesi Utara terus berupaya untuk mengembangkan pembangunan di daerah perbatasan sambil mewaspadai lalu lintas orang maupun barang di daerah perbatasan yang sangat rawan dijadikan jalur masuk teroris maupun barang-barang berbahaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka akses yang lebih mudah ke wilayah/pulau perbatasan antara lain dengan membangun Bandara di Pulau Miangas. Bandara ini sangat penting untuk mengakselerasi aktivitas ekonomi serta dari segi pertahanan dan keamanan daerah perbatasan. Asisten juga menjelaskan bahwa Gubernur DR. S.H. Sarundajang  saat ini sedang getol mempromosikan sekaligus menarik investor asing untuk berinvestasi di Sulut. Semua ini dilakukan tetap dalam koridor ketentuan yang berlaku dimana untuk melakukan perjanjian internasional dengan negara atau investor asing, tetap dilakukan melalui fasilitasi Kementerian Luar Negeri  RI. Akhir-akhir ini Gubernur juga banyak dikunjungi oleh Perwakilan Negara Asing temasuk kalangan bisnis untuk menjajaki langsung investasi di Sulut. Semua itu tentunya diterima dengan terbukan namun tetap dalam ketentuan pengelolaan kerjasama luar negeri yang berlaku. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH. M.Ed selaku Jubir Pemprov Sulut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: