Kansil ‘Kuliahi’ Eselon II Pemprov Jatim

Keberhasilan Sulawesi Utara terus mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Bahkan bukan hanya persoalan pengelolaan pemerintahan yang patut diacungi jempol, tapi masalah mensejahterahkan masyarakat Pemprov Sulut dibilang berhasil. Buktinya, dalam tiga tahun terakhir ini indeks pembangunan manusia (IPM) di Sulut berada di atas rata-rata nasional dan bertahan pada urutan ke-2 sesudah DKI Jakarta. Salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia Sulut ialah capaian IPM. Hal ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemprov Jawa Timur. Kamis (28/07, Wakil Gubernur Sulut Drs. Jouhari Kansil, MPd secara gemilang membeberkan keberhasilan Sulut menangani masalah kemisikinan di hadapan peserta diklat PIM II Provinsi Jawa Timur (Jatim) Angkatan XXIV Tahun 2011 di Taman Tandes Surabaya. ‘’Kehadiran Wagub dalam diklat tersebut atas permintaan langsung dari Pemprov Jatim,’’ jelas Juru bicara Gubernur C. H. Sumampow, SH, M.Ed.

Menurut Sumampow, topic yang diangkat mantan Kadis Diknas Sulut ini, yakni menyangkut Akselerasi Sinergi Instansi Pemerintah Dalam Penanggulangan Kemiskinan Di Provinsi Sulut. ‘’Kepercayaan yang diberikan ini sudah sangat tepat, karena sulut merupakan salah satu daerah yang dinilai berhasil menanggulangi soal rakyat miskin. Data statistik menunjukan angka kemiskinan sulut dua tahun terakhir ini terjadi tren menurun dari 9,79 % pada tahun 2009 turun menjadi 9,10 %  di tahun 2010 atau  jauh dibawah angka kemiskinan nasional,” ujar jebolan Master USA ini.

Indikator turunya angka kemiskinan di provinsi yang berpenduduk 2,5 juta jiwa ini berdampak positif bagi kemajuan daerah, misalkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sulut berhasil mencapai rangking dua nasional setelah DKI Jakarta dengan nilai 72,01 %, kemudian mempertahankan sebagai provinsi terbaik dalam koordinasi penanggulangan kemiskinan yang pernah diperoleh tahun 2010, lalu serta telah dua kali berturut- turut berhasil meraih predikat WTP tahun 2009 dan 2010, papar Sumampow.

Dalam pemaparan materi, Kansil secara gemilang menjelaskan kiat-kiat yang dilakukan Pemprov Sulut dalam mengatasi dan memberantas masalah kemiskinan di tanah Nyiur Melambai ini. Salah satunya dengan menekankan pada masalah membangun tanpa korupsi, sebagaimana slogan dan seruan yang selama ini dikoarkan oleh Gubernur SHS. ‘’Korupsi adalah salah satu penyebab kemiskinan. Dengan memberantas korupsi, otomatis pembangunan berjalan baik, lancer dan sesuai dengan perancangan. Dengan sendirinya, kesejahteraan masyarakat lewat dampak pembangunan tersebut semakin meningkat,’’ tegas Kansil sebagaimana diungkapkan Sumampow. (Kabag Humas Christian Sumampow SH MEd selaku jubir pemprov).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: