SHS : Tidak Ada Korban Jiwa dalam Letusan Gunung Soputan

Gubernur Sulawesi Utara DR. S. H. Sarundajang dengan tegas membantah kabar yang beredar tentang adanya korban jiwa dalam letusan gunung Soputan pada Minggu (3/7) dini hari kemarin. ‘’Isu tersebut menyesatkan karena sama sekali tidak benar, tidak ada korban jiwa dalam letusan gunung Soputan,’’ tegas Sarundajang yang langsung terjun ke lokasi tidak lama setelah erupsi gunung Soputan terjadi.

Sarundajang didampingi Kapolda Sulut Brigjen. Pol. Carlo Brix Tewu, tim badan penanggulangan bencana daerah, Bupati Minahasa Tenggara, dan jajaran kepolisian Resort Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara telah mengidentifikasi dampak bencana dan tidak menemukan korban jiwa, korban luka, bahkan sampai berita ini diturunkan belum ada masyarakat yang mengungsi karena tidak ada kerusakan yang parah.

Sekalipun begitu, akibat semburan abu vulkanik berdampak pada pohon-pohon di sepanjang desa Noongan sampai Pangu Minahasa Tenggara yang layu dan nyaris mati. Hal ini langsung ditanggapi oleh Sarundajang dengan memerintahkan aparat pemerintah desa untuk segera melaporkan data-data kerugian material untuk disiapkan ganti rugi.

‘’Gubernur langsung memerintahkan untuk dilakukan pendataan jumlah kerusakan dan kemungkinan luas areal perkebunan yang mungkin akan gagal panen.  Dan Gubernur berjanji akan memberikan bantuan kepada warga yang lahan pertaniannya gagal panen akibat semburan abu vulkanik,’’ ujar Juru Bicara Gubernur Sulut C. H. Sumampow, SH, M.Ed yang juga bersama-sama Gubernur turun ke lokasi bencana.

Lanjut Sumampow menjelaskan, saat tiba di pos pemantau gunung Soputan di desa Maliku, catatan seismograf pada waktu letusan sampai dengan 4 cm (gempa tremor), tapi saat dipantau terakhir kali tinggal 1 cm. Begitu juga dengan pantauan di desa Silian 2, kondisi di desa ini tidak separah di daerah gunung potong perbatasan Minahasa Tenggara. ‘’Gubernur langsung memerintahkan Dinas Kesehatan Sulut untuk membagikan masker, dan perintah tersebut sudah ditindak lanjuti Dinas terkait dengan menyuplai 7 ribu masker untuk warga,’’ terang Sumampow sambil mengulang penegasan Gubernur soal bantahan isu yang mengatakan sudah ada korban jiwa akibat letusan gunung Soputan. ‘’Tidak ada korban jiwa, bahkan pasca letusan nampak aktivitas warga masyarakat sudah berjalan seperti biasa, hal ini nampak di desa Kota Menara kecamatan Amurang Timur,’’ tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, informasi yang diterima dari kantor pemantau, status gunung Soputan masih berada di tahap siaga sehingaa belum akan dilakukan evakuasi warga. ‘’Bahkan berdasarkan pantauan terakhir Gubernur di lokasi, beliau berpesan sudah dapat menurunkan status gunung Soputan. Sekalipun demikian  warga dihimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada,’’ terang Sumampow. (Jubir Pemprov Sulut, C. H. Sumampow, SH, M.Ed)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: