Hari Ini Freeport Tanam Pohon Diseputaran Danau Tondano

Kerukunan Keluarga Besar Sulut (KKBSU) di Temabaga Pura Papua, yang dipimpin langsung Presiden Direktur dan CEO PT. Freeport Indonesia Ir. Armando Mahler selaku Pelindung KKBSU,  hari ini Selasa (28/06) akan melakukan aksi sosialnya untut menanam 10 ribu batang bibit pohon di seputaran danau tondano yakni di kelurahan uluindano I dan II. Pencangannya akan dilakukan langsung Wakil Gubernur Sulut Drs Djouhari Kansil, MPd di kelurahan uluindano I jam 10 pagi.

 

Hal itu dikatakan Reinhard Lendo Koord. Bidang Agama, Sosial dan Kemasyarakatan KKBSU yang mendamping pengurus dalam pertemuan dengan Wagub Kansil di ruang kerjanya, Senin (27/06) kemarin. Pertemuan yang turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Aseano Gammy Kawatu, SE Msi, Kaban Lingkungan Hidup Ir. Olvie Ateng, Msi dan Ketua Pusat Study Lingkungan (PSL) Unima Prof. DR. Tresye Londa. Sementara dari PT. Freeport Indonesia sendiri selain Presdir Armando Mahler juga  Andi Muksia Manager Environmental, Krisnan Isomartana dan jemmy Rumainum staf environmental, Julius Patadungan, Jemmy Menayang (KKBSU), Karel Luntungan Dep. Quaity Of Live dan Stevanus Branco Dep. Coorporate Cumunication PT Freeprot Indoneia.

 

Menurut Lendo, dalam pertemuan itu Armando Mahler menyatakan KKBSU dan Freeport bekerjasama mensponsori gerakan penyelamatan danau tandano dari pendangkalan. “salah satunya gerakan penenaman   bibit pohon kayu sebanyak 10 ribu pohon dan pemanfaatan enceng gondok diolah untuk menjadi pakan ternak dan kerajinan tangan, alasannya sebagai warga kawanua di perantuan merasa terpanggil untuk membangun tanah minahasa”, ujar Mahler yang beristerikan wanita asal tondano minahasa Farni Mambu.

 

Mahler berjanji melalui program KKBSU, kami akan mendatangkan pelatih kerajinan tangan dari bali atau jawa untuk melatih warga di seputaran danau tondano untuk melatih mereka membuat bahan kerajinan tangan untuk dijadikan souvenir, dan kiranya pemprov sulut dan pemkab minahasa dapat membantunya, harapnya.

 

Mahler juga menambahkan warga kawanua yang bekerja di freeport sampai saat ini berjumlah 2500 orang mereka itu tersebar di seluruh departemen yang ada di perusahaan pertambangan ini.

 

Wagub Kansil menyambut positif apresiasi dari warga kawanua di yang bekerja di freeport, inisiatif ini sangat baik dan tentunya  mendapat dukungan pemerintah baik provinsi maupun minahasa. “Kami sangat mendukung kegiatan sosial yang disponsori oleh warga kawanua freeport untuk membantu kami menyelematkan danau tondano ini dari pendangkalan”, kata Wagub.

 

Kansil mengatakan, danau tondano telah menjadi icon pariwisata sulut sulut yang sudah dikenal hingga kemanca negara, tentunya kita tidak mau dikemudian hari danau ini hanya tinggal kenangan bagi anak cucu kita. “ karena itu pemerintah daerah dan stakeholders bersama elemen masyarakat lainnya terus berupaya menyelematkan danau itu dengan cara mengangkat enceng gondok di danau tersebut”.(Kabag Humas Christian Sumampow, SH MEd selaku jubir pemprov sulut).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: