Gubernur: Sulut Laboratorium kehidupan aman dan damai

Dihadapan ribuan anggota Pria Kaum Bapa Gereja Masehi Injili di Manahasa, Gubernur Sulawesi Utrara DR Sinyo Harry Sarundajang menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam persaudaraan, menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman dan jangan mudah terprovokasi dengan isu yang menyesatkan. Saat ini berbagai daerah di Indonesia termasuk Sulut sedang diterpa dengan berbagai ancaman teror oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Saya percaya bahwa segenap warga Pria Kaum Bapa GMIM adalah masyarakat yang senantiasa menjunjung tinggi semangat kekeluargaan, masyarakat yang selalu mengedepankan harmonisasi kehidupan yang rukun dan damai dan saling menjaga daerahnya agar tetap aman dan tentram. Sulut sudah dikenal sebagai Loboratorium Kehidupan Aman Dan Damai dimana toleransi kehidupan antar umat beragama dengan umat beragama lainnya, antar umat beragama itu sendiri, dan antar umat beragama dengan pemerintah berjalan dengan dinamis dan sangat kondusif sehingga menjadi model secara nasional.

Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara ditengah-tengah ribuan Pria Kaum Bapa GMIM adalah dalam rangka Ibadah Agung Puncak Peringatan Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa GMIM yang diselenggarakan di Lapangan Mega Mas Manado. Ibadah agung ini dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt. Piet Marthen Tampi, S.Th, M.Si yang didampingi oleh para beberapa pendeta lainnya. Turut hadir pada ibadah tersebut Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan RI Kapt. Bobby Mamahit yang mewakili Menteri Perhubungan Freddy Numberi yang sebenarnya diundang dalam acara ini. Pada kesempatan ini Gubernur bersama Wakil Gubernur Drs. Djouhari Kansil, M.Pd yang juga adalah Ketua Penitia Pengarah Kegiatan Hapsa PKB GMIM tahun 2011 ini, Ketua DPRD Sulut Pdt. Meiva Salideho-Lintang, S.Th, juga melepas merpati sebagai lambang perdamaian dan memberangkatkan regu-regu Lomba Gerak Jalan yang diikuti oleh PKB Jemaat se GMIM. Kegiatan Peringatan Hapsa PKB GMIM tahun ini juga diisi dengan berbagai lomba di bidang kesenian dan olahraga serta CCA yang dimaksudkan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan warga PKB GMIM sekaligus sebagai bentuk pujian kepada Tuhan yang selama ini telah menyertai dan memberkati perjalanan Pelayanan PKB GMIM.

Pada bagian lain Gubernur juga meminta PKB GMIM untuk terus mensukseskan dan melaksanakan Gerakan Sentuh Tanah. Selain untuk menjaga kelestarian lingkungan, Serakan Sentuh Tanah juga dapat membantu ketersediaan bahan pangan harian keluarga bahkan dapat dikembangkan untuk menghasilkan income bagi keluarga. Dengan demikian PKB GMIM telah turut serta dalam upaya Pemprov Sulut untuk mempertahankan Swasembada Pangan dan Mencapai Swasembada Beras di tahun 2012 nanti. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Jubir Pemprov Sulut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: