Gubernur Rapat Khusus Megaproyek Infrastruktur

Dalam rangka mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan beberapa megaproyek infrastruktur di Sulut antara lain Pembangunan Ring Road Tahap II, Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung, Pelebaran Jalan Martadinata, Pembangunan Jembatan Soekarno, hari ini digelar Rapat Khusus yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara DR. Sinyo Harry Sarundajang di ruang WOC Kantor Gubernur Sulut. Rapat tersebut diikuti juga oleh Wakil Gubernur Drs. Djouhari Kansil, M.Pd dan semua pejabat terkait di lingkup Pemprov Sulut seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Alex Wowor, M.Si, Kadis PU Ir. J.E. Kenap, Kadis Perhubungan dan Kominfo Ir. Parlindungan Tampubolon, Kadis Perindag Sanny Parengkuan, SE.M.Si, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas B. Mononutu, SH, dan Kepala Biro Hukum dan HAM Ch. Talumepa, SH.M.Si. Walikota Bitung Hanny Sondakh, Bupati Minut Sompie Sinyal, dan Walikota Manado yang diwakili Wakil Walikota Harley Mangindaan juga hadir mengikuti rapat. Disamping itu juga semua satker yang mengerjakan pekerjaan tersebut, pihak PLN, Telkom Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi dan 3 kabupaten/kota yang menjadi lokasi pekerjaan juga mengikuti Rapat tersebut.

Gubernur memintakan semua pihak yang terkait termasuk pemerintah Kota Manado, Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara untuk sesegera mungkin mengatasi semua hambatan yang masih ada dalam rangka kelanjutan pekerjaan proyek-proyek tersebut. Permasalahan yang menonjol antara lain mengenai Pembebasan Lahan dan Pemindahan beberapa bangunan dan properti milik PT PLN, Telkom dll yang masih mengganjal. Untuk Pembangunan Ring Road II tercatat masih terdapat 10 lokasi di Kabupaten Minahasa Utara dengan pemilik yang berbeda yang masih harus dinegosiasikan. Untuk Kota Manado tercatat 4 lokasi yang juga masih harus dinegosiasikan. Gubernur berharap masyarakat juga dapat membantu Pemerintah dengan tidak memasang harga yang terlalu tinggi. Khusus untuk proyek Jalan Tol Manado Bitung telah diupayakan oleh Pemprov Sulut dengan penuh perjuangan dan telah mendapatkan persetujuan Pemerintah Pusat dengan anggaran kurang lebih 1,3 trilyun rupiah dan Proyek Ring Road II ini adalah untuk masa depan Sulawesi Utara, dan nantinya juga akan berdampak pada percepatan pembangunan ekonomi yang akan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Sulut. Para pemilik tanah di daerah yang dilewati proyek tersebut juga akan menikmati keuntungan dengan terbukanya jalur-jalur tersebut karena pasti akan mendongkrak harga jual tanah di daerah tersebut apabila proyek ini selesai. Proyek ini harus tetap berjalan dan harus bisa diselesaikan sesuai dengan schedulle. Oleh karena itu Gubernur meminta pemerintah kab/kota terkait bersama SKPD Provinsi terkait untuk segera melakukan pendekatan dengan pihak-pihak yang masih bermasalah tersebut sambil menjelaskan manfaat proyek-proyek ini untuk masa depan daerah Nyiur Melambai ini. Gubernur yakin masyarakat Sulawesi Utara termasuk masyarakat di daerah-daerah yang akan dilalui pekerjaan proyek ini adalah masyarakat yang tingkat intelektualitasnya tinggi untuk memahami bahwa megaproyek ini adalah untuk kepentingan mereka juga.

Sebagaimana diketahui bahwa pembangunan jalan Ring Road II saat ini terus dipacu. Jalan yang panjangnya 7.527 meter dan Jembatan Maumbi sepanjang 75 meter serta Fly Over Maumbi yang panjangnya 70 m diharapkan akan menjadi solusi kemacetan lalulintas di pusat kota Manado dan di pertigaan ujung Ringroad I di Maumbi. Demikian juga persiapan pembangunan Jalan Tol Manado Bitung yang telah mulai disurvey dalam rangka pemetaan oleh Konsultan Perencana proyek tersebut. Proses pembebasan tanah jalur Tol Manado Bitung saat ini mendekati perampungan dan nantinya akan diikuti dengan Pekerjaan Fisik di awal tahun 2012. Pada Rapat tersebut Bupati Minut dan Walikota Bitung juga melaporkan secara khusus perkembangan terakhir penyelesaian batas wilayah di Tendeki Rok-rok yang telah sampai pada penetapan peta bersama antara kedua belah pihak. Gubernur berharap dalam waktu dekat ini batas wilayah tersebut akan terselesaikan dan akan ditandai dengan pemasangan patok batas yang nantinya akan dihadiri beliau. (Kepala Bagian Humas Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Jubir Pemprov Sulut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: