Penanganan Bencana Bolmong Tetap Terkoordinasi

Penanganan Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow sampai saat ini berjalan sesuai dengan prosedur dan kewenangan baik yang ada di Pemerintah Provinsi maupun di Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemerintah Provinsi telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terutama menyangkut kegiatan tanggap darurat yang harus segera diambil untuk mengurangi dampak bencana yang dirasakan oleh masyarakat. Perkembangan dan koordinasi pelaksanaan penanganan di lapangan secara terus-menerus dipantau dan dikoordinasikan oleh Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Bapak Gubernur sendiri memang masih melaksanakan tugas di luar daerah namun beliau terus mengikuti dan bahkan memberikan arahan-arahan langsung kepada SKPD terkait untuk membantu Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menangani dampak bencana tersebut. Perkembangan di lapangan selalu dilaporkan kepada beliau secara terus menerus dan beliau terus memberikan petunjuk melalui Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi bahkan langsung kepada Penjabat Bupati Bolmong.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Ir. Hoyke Makarawung bahkan telah menurunkan Tim Reaksi Cepat BPBD Sulut untuk mendukung Pemkab Bolmong. Dinas Sosial Provinsi Sulut juga telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Bolmong dan menurut Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sulut hari ini pihaknya akan menerima laporan kebutuhan bahan makanan bagi para korban bencana dan akan segera mengirimkan bantuan yang diperlukan. Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Sulut telah siaga dengan bantuan namun penyalurannya harus dilakukan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan. Oleh karena itu data dilapangan sangat diperlukan.
Dalam penanganan bencana alam seperti ini memang Pemerintah Kabupaten/Kota setempat yang harus melakukan langkah-langkah tanggap darurat awal yang diperlukan. Pemerintah Provinsi akan memberikan dukungan dan memfasilitasi hal-hal yang tidak dapat ditangani oleh Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.
Pemerintah Provinsi juga menghimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk terus melakukan upaya pelestarian lingkungan sebagai upaya untuk mencegah bencana. Masyarakat diminta untuk menjaga kelestarian hutan sebagai penyanggah dan penampung air ketika terjadi hujan lebat. Dengan demikian resiko bencana banjir yang dapat mengakibatkan kerugian dapat dikurangi. (Kabag Humas Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Juru Bicara Pemprov).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: