Pemprov Rapat dengan Pertamina

Sebagai kelanjutan dan Surat Pemprov Sulut yang ditujukan kepada Pertamina untuk mengambil langkah mengatasi antrian di SPBU-SPBU, hari ini Pemprov Sulut kembali memanggil Pertamina dan pihak-pihal terkait lainnya dalam rapat bersama yang dimaksudkan untuk mencari solusi bagi persoalan distribusi BBM di Sulut yang akhir-akhir ini terganggu sehingga menyebabkan terjadinya antrian kendaraan yang masih berlangsung. Pihak pertamina dalam rapat ini diwakili oleh Chrisanto, Manajer Pemasaran Area Manado yang membawahi Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo dan Guntur Mewengkang Operation Head Terminal BBM Bitung. Hadir juga perwakilan POLDA Sulut, Hismawa Migas Sulut, Unsur Biro Perekonomian Pemkot Manado, dan Unsur Pemkab Talaud. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Ir. Siswa Rachmat Mokodongan yang didampingi oleh Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut Drs. Adrie Manengkey, SE.M.Si. Hadir juga Kepada Dinas Perhubungan Ir. Parlindungan Tampubolon, Kadis ESDM Ir. Boyke Tamon, Kepala Biro Sumber Daya Alam Setdaprov Sulut Ir. Sandra Moniaga, M.Si dan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa memang ada ketidakseimbangan pasokan BBM pertamina dengan kebutuhan di lapangan yang disebabkan antara lain karena pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Sulut yang mencapai 20 – 23 % dari jumlah tahun sebelumnya sementara menurut laporan Pertamina setiap hari memasok + 710.000 KL premium dan 186.000 KL Solar per hari ke SPBU-SPBU se Sulut. Disamping itu terevaluasi juga bahwa masih ada permasalahan-permasalahan distribusi yang sangat mengganggu misalnya pemborongan premium yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan menggunakan Galon dan Drum dan juga pembelian solar untuk konsumsi umum secara berlebihan oleh pihak-pihak tertentu yang digunakan untuk industri. Untuk keperluan industri sebenarnya mereka harus membeli ke agen penjualan khusus solar untuk industri yang harganya lebih mahal. Pemprov Sulut dan Pertamina sepakat mengambil langkah antara lain dengan melakukan pendataan truk yang mengisi Solar di setiap SPBU secara lebih ketat agar solar tersebut tidak dialihkan untuk kegiatan industri. Rapat sepakat juga untuk membentuk Tim terpadu dengan dibackup oleh pihak POLDA Sulut yang akan memantau sekaligus mengambil tindakan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut.
Salah satu keputusan penting yang diambil pada Rapat tersebut adalah, Pertamina akan melakukan pengisian secara serentak SPBU-SPBU di Kota Manado. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi penumpukan di SPBU-SPBU tertentu. Kebijakan ini akan dikawal oleh Pemprov Sulut dan direncanakan akan dilakukan pada Hari Rabu Minggu Depan. Khusus untuk daerah kepulauan, Pertamina akan segera memberangkatkan kapal yang akan membawa pasokan BBM ke Talaud, Sangihe dan Sitaro dengan difasilitasi oleh Dinas perhubungan Provinsi Sulut untuk kemudahan izin berlayar di Adpel Bitung. Langkah-langkah yang akan diambil ini akan terus dipantau dan dievaluasi oleh Tim bersama yang segera dibentuk agar dapat dicarikan solusi-solusi bersama agar permasalahan antrean kendaraan di SPBU bisa diatasi. (Kabag Humas Setdaprov Sulut Ch. Sumampow, SH.M.Ed selaku Jubir Pemprov)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: