Jabatan Fungsional Penting Untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia PNS

Jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan kedudukan yang menunjukan tugas, tanggungjawab dan wewenang dan hak seorang PNS dalam satu organisasi sangat penting dan mandiri.
Seperti contohnya jabatan fungsional penerjemah perlu diperhatikan sebagai satu wadah hukum dalam pengembangan profesionalisme dan penapakan karir sehingga meningkatkan kualitas dan kinerja penerjemah.
Hal tersebut terungkap dalam rapat sosialisasi jabatan fungsional penerjemah dan pelaksanaan inpassing yang dilaksanakan kementrian Sekretariat Negara dan Badan Kepegawaian Negara, bersama Pemerintah Provinsi Sulut yang digelar di ruang Mapaluse Kantor Gubernur, Selasa (19/4).
Sosialisasi tersebut dipimpin oleh asisten deputi naskah dan penerjemah kementerian Sekretaris Negara RI, Kiagus Usman dan direktur Jabatan Karir BKN, Yulianus Tandi dan didampingi oleh asisten administrasi umum Pemprov Sulut AG Kawatu SE, Msi serta Kaban BKD Sulut Drs Roy Tumiwa, Mpd. Tampak hadir dalam sosialisasi tersebut seluruh kepala badan kepegawaian se provinsi Sulut.
“Posisi jabatan fungsional sama pentingnya dengan jabatan struktural, apalagi seorang penerjemah, posisi ini sangat berperan penting untuk membantu seorang kepala daerah dalam berhubungan dengan pihak luar,” ujar Usman.
Seorang penerjemah berada di garis depan, seperti contoh jika kepala daerah melaksanakan kunjungan di negara lain, peran penerjemah sangat di perlukan agar tidak terjadi salah komunikasi antara dua pihak. Penerjemah juga tidak harus seorang yang mahir berbahasa inggris namun perlu juga seorang penerjemah bahasa daerah.
Peran seorang penerjemah juga tidak bisa dipisahkan dengan peran Humas. “Penerjemah ini harus seperti humas, yang harus mengikuti kemana saja kepala daerah pergi agar tetap mengetahui apa yang dilaksanakan seorang kepala daerah dan dapat memberikan informasi yang benar mengenai kinerja pemerintah,” papar Usman.
Sementara itu, asisten administrasi umum pemprov Sulut AG Kawatu menyatakan sosialisasi ini penting guna menambah informasi dan persepsi mengenai peran seorang penerjemah. “Kegiatan ini sangat penting untuk peningkatan sumber daya manusia PNS, sekaligus memantapkan komitmen untuk pengembangan karir dan penin gkatan profesionalisme PNS dibidang penerjemah,” kata Kawatu.
Di Sulut sendiri jabatan fungional tterisi sebanyak 97 jabatan yang terbagi di 15 kabupaten kota se Sulut. Kaban BKD Sulut Roy Tumiwa mengatakan selesai sosialisasi tersebut akan segera melakukan tiondak lanjut. “Kami akan melakukan evaluasi, akan melihat kebutuhan jabatan fungsional agar lebih tertata dengan baik,” kata Tumiwa.(Jubir Pemrov, Ch Sumampouw SH, Med)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: