Wagub: Sekretaris Adalah koordinator Administrasi SKPD

Wakil Gubernur Sulut Drs Djouhari Kansil MPd menegaskan, posisi sekretaris di dalam satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mempunyai peranan yang sangat penting, sekretaris merupakan koordinator administrasi dalam SKPD.
Hal tersebut disampaikan Kansil dalam rapat koordinasi kediklatan se provinsi Sulut yang diselenggarakan Kamis, (14/4) di Bandiklat Provinsi Sulut. Rapat tersebut bertema meningkatkan seinergitas management kediklatan berbasisi kompetensi untuk mewujudkan aparatur pemerintahan yang profesional di Sulut.
Kinerja pegawai harus berkompeten karena natinya akan berimplikasi pada masyarakat, ujar Kansil. Pada posisi satu SKPD seorang Sekretaris memiliki peran penting karena mengatur segala adminisrasi baik dari dalam maupun keluar.
Peningkatan kinerja akan mengakibatkan satu kepuasan pada pelayanan pada masyarakat. Untuk itu peran sekretaris penting juga dalam mengatur satu sistem pemerintahan yang baik guna membantu kepemimpinan kepala SKPD. Pemikiran seorang Sekretaris dinas sangat berpengaruh dan penting dalam pelaksanaan pelayanan bagi masyarakat.
Saya berharap semua Sekretaris dapat bekerja dengan baik, memberikan contoh baik bagi seluruh staf , semua harus bekerja sesuai tupoksi yang diberikan, ujar Wagub. Untuk meningkatkan pelayanan tersebut diharapkan juga setiap sekretaris membuat satu perencanaan dan buku catatan kerja agar apa yang dilaksanakan bisa tertata dengan baik.
Pada rapat tersebut hadir seluruh kepala Sekretaris BKDD Se Sulut. Dihadiri juga oleh kepala pusat pembinaan jabatan fungsional dan standarisasi diklat kemendagri, Drs Norman Muhdad, Msi. Ia juga mengatakan setiap SKPD agar menempatkan seorang pegawai sesuai dengan latar belakang pendidikan.
Ini juga menjadi tugas seorang Sekretaris dalam menempatkan pegawai sesuai dengan latar belakang pendidikan, agar tidak terjadi kesalahan dalam bekerja nanti, karena kebanyakan saat ini pendidikan sudah tidak sesuai dengan pekerjaan, kata Norman.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan diklat kepemimpinan tingkat III tahun 2011 yang diikuti 38 peserta dari seluruh kabupaten kota se Sulut. Kaban Diklat Provinsi Sulut, Dra Rosye Kalangi Msi menyatakan diklat Pim III kali ini dilaksanakan untuk menunjang kinerja pejabat struktural sebelum menempati posisi eselon III pada setiap SKPD di Kabupaten Kota. Sebanyak 38 peserta dari 15 Kabupaten/Kota se Sulut turut ambil bagian dalam diklat kali ini.
Diklat kali ini dilaksanakan di Bandiklat karena lebih efektif, mengingat terjadi penghematan biaya, fasilitas yang ada di Bandiklat juga sudah baik untuk menunjang diklat pim kali ini, ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: