Antisipasi Flu Burung Pemprov Pantau Ketat Perbatasan

Menyusul dtemukannya unggas yang terinfeksi serta merebaknya gejala penyakit flu burung di provinsi tetangga Gorontalo, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mengambil langkah antisipatif dengan melakukan pengawasan ketat pemasukan unggas di daerah perbatasan Provinsi Gorontalo dengan Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut Christian Sumampow, SH.M.Ed mengatakan bahwa instansi terkait telah diinstruksikan oleh Gubernur untuk mengambil langkah cepat dan antisipatif sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk mewaspadai masuknya unggas dari Provinsi Gorontalo untuk mencegah merebaknya gejala penyakit flu burung tersebut. Saat ini Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara Ir. J Palenewen, M.Si bersama tim sedang berada di Kabupaten Bolmut untuk melakukan langkah koordinasi dengan Pemkab Bolmut melalui Distanak Kab Bolmut dan instansi terkait lainnya guna mencegah masuknya unggas yang terinfeksi flu burung. Namun demikian hal ini tidak berarti kegiatan perekonomian rakyat di perbatasan terutama yang berkaitan dengan perdagangan unggas dibatasi tetapi dilakukan pengawasan yang ketat. Demikian juga dengan lalulintas orang di perbatasan juga dilakukan pengawasan yang ketat dengan melibatkan unsur Dinas Perhubungan setempat.

Sementara itu pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dr. Jemmy Lampus mengatakan bahwa berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut, sampai saat ini memang belum ditemukan kasus flu burung di wilayah perbatasan baik yang disebabkan oleh hewan unggas maupun melalui penularan antar manusia. Namun demikian Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan logistik berupa obat termasuk juga bahan-bahan/brosur sosialisasi kepada masyarakat tentang flu burung dan pencegahannya. Dinas Kesehatan Provinsi juga telah mengirimkan edaran kepada puskesmas-puskesmas di perbatasan untuk mengambil langkah yang perlu apabila terjadi kasus flu burung. Dinas Kesehatan Kab Bolmut juga diminta untuk melakukan pengawasan mengenai hal ini dan selalu melaporkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. Ditambahkannya, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI, Rumah Sakit Prof.DR. Kandou telah ditetapkan sebagai salah satu Rumah Sakit Rujukan Penderita Flu Burung di Indonesia yang siap menangani apabila terjadi kasus flu burung. (Juru Bicara Pemprov Sulut Ch. Sumampow, SH.M.Ed)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: