Komite III DPD RI Salut Pendidikan Sulut

Tim Komite III DPD RI yang beranggotakan 13 orang dipimpin langsung Ketua Komite III DPD RI Prof. Dr. Dra Hj. Istibsyaroh, SH. MA dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulut mengadakan, pertemuan dengan Wagub Drs Djouhari Kansil MPd, Selasa (22/03).

Tujuan kedatang di daerah ini menurut Istibsyaroh dalam rangka cari masukan atas pelaksanaan UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No.10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan, serta tugas terkait lainnya seperti bidang Agama, Kebudayaan, Kesehatan, Pemuda dan Olah raga, kesejahteraan Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Ketenaga Kerjaan.

Dikatakan, seluruh Anggota DPD RI sebanyak 132 orang yang dibagi kedalam IV Komite, saat ini sedang berada di lapangan untuk menyerap berbagai informasi masyarakat sesuai bidang tugasnya masing-masing. Komite III memilih Sulut alasannya, pegelolaan sistem pendidikan didaerah ini dianggap lebih maju dari provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia. Karenanya lewat pertemuan ini, diharapkan selain mendapatkan bahan masukan sebanyak mungkin dari SKPD terkait, juga diharapkan ada usulan-usulan untuk kami perjuangkan kepada pemerintah pusat, ujar Istibsyroh.

Wagub Djouari Kansil menyatakan, Pemprov telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menempatkan sektor pendidikan sebagai pemicu (Tringger) bagi kemajuan bangsa dan daerah. salah satunya ”Indeks Pembangunan Manusia” (Human Development Indeks) memperoleh peringkat II secara nasional sesudah DKI, kemudian ”Angka Bebas Buta Aksara” mendapat peringkat I secara nasional dengan capaian 99,44 persen yang artinya masyarakat sulut nyaris bebas dari buta aksaradari buta huruf ; dan ”Usia Harapan Hidup” (Life Expectation) 74,40 Tahun, lebih baik dari nasional yang hanya sebesar 69,21 tahun.

Dengan prestasi gemilang yang dicapai dalam pengingkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), telah membuat pemerintah sulut semakin termotivasi untuk terus mendorong percepatan pembangunan daerah melalui berbagai upaya strategis, diantaranya dengan mengembangkan potensi dan keunggulan daerah yang sejarah dengan pergerakan ekonomi dunia, guna menangkap peluang dan kesempatan global yang saat ini semakin terbuka, jelas Kansil.

Kansil yang di kenal mantan Kadis Diknas Sulut menambahkan, melalui ”Investasi Sumber Daya Manusia” (Human Investmen) Pemprov telah berhasil membangun sarana dan prasarana pendidikan seperti laboratorium, perpustakaan, rehabilitasi gedung sekolah termasuk pemberian bea siswa bagi SMP terbuka, BKM, bea siswa prestasi, bea siswa cacat inklusif, bea siswa miskin, bantuan study dan bea siswa kepada mahasiswa program D3,S1,S2 dan S3 dan pemberian bea siswa bagi guru berprestasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: