Sarundajang : Rakorev Ciptakan Kolaborasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Gubernur Sulawesi Utara, DR Sinyo Harry Sarundajang melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) tahunan pelaksanaan program pembangunan daerah tahun 2010 bersama seluruh jajaran Bupati dan Walikota se Sulut.

Rakorev diselenggarakan di ruang mapalus kantor Gubernur, Selasa (8/3) dengan agenda pemaparan hasil pembangunan di setiap Kabupaten/Kota. Pemaparan tersebut dibawakan langsung oleh Bupati, wakil bupati, Sekda yang hadir saat itu. Mereka memberikan informasi mengenai pertumbuhan pembangunan, kebutuhan daerah, dan kemajuan pelaksanaan pemerintahan.

Gubernur menyatakan rakorev penting dilaksanakan guna menciptakan kolaborasi penyelenggaraan pemerintahan yang solutif dalam menjawab kebutuhan daerah, khususnya kebutuhan masyarakat.

“Kita ketahui bersama, otonomi daerah didasarkan pada tiga asas penyelenggaraan pemerintahan, yakni asas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan merupakan bagian dari upaya pemerintahan daerah yang disentralistik, dimana untuk kegiatan dekonsentrasi, sepenuhnya diberikan kewenangan pengelolaan kepada pemerintah provinsi, sedangkan untuk tugas pembantuan, pengelolaanya langsung dialokasikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sebagaimana tertuang dalam peraturan pemerintah nomor 7 tahun 2008 tentang dekonsentrasi dan tugas pembantuan,” ujar Sarundajang.

Dengan adanya rakorev ini pemerintah juga dapat mengetahui apa kebutuhan masyarakat dan kondisi sesuai kebutuhan dilapangan. Dengan rapat ini juga bisa tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam melihat objek pembangunan, sehingga optimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Tingkat keberhasilan suatu program secara menyeluruh, sekaligus akuntabiitas kepada publik.
Gubernur mengakui, masih banyak permasalahan yang dihadapi setiap daerah dibidang ekonomi, sosial dan pelayanan publik.

“Pemerintah Sulut terus berupaya mengedepankan kegiatan inovativ, dengan memberikan bantuan bagi usaha kecil menengah, peningkatan produksi pangan dan berusaha mencapai swasembada beras. Untuk tujuan pendidikan dasar terus dimaksimalkan program semua harus sekolah dengan memberikan bantuan operasional sekolah daerah dan beasiswa bagi siswa miskin, pemerintah juga meningkatkan pelayanan kesehatan prima bagi ibu hamil yag akan melahirkan,” papar Sarundajang.

Berbagai kebijakan dan program kerja tersebut, merupakan tanggungjawab, komitmen, dan upaya nyata mewujudkan Sulut yang semakin berbudaya, berdaya saing dan sejahtera.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: