Sarundajang : Bandiklat Harus Menjadi Center Of Exelent

Badan Diklat Provinsi kedepan diharapkan menjadi center of exelent, untuk menciptakan aparatur yang handal, sekaligus memiliki kompetensi dan mampu menjawab tuntutan organisasi terutama kebutuhan pelayanan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang saat memberikan sambutan pada acara pembukaan rapat koordinasi teknis kediklatan seluruh Indonesia, yang diselenggarakan Kamis (3/3) di hotel Swiss Bell Manado. Rakor yang dibuka Sekjen Kemendagri Ny. Diah Anggraeni tersebut berlangsung selama tiga hari.

Gubernur Sinyo Sarundajang mengatakan, saat ini masyarakat menuntut adanya reformasi pelayanan publik, untuk itu fungsi pemerintah daerah sangat penting demi terlaksananya tata pemerintahan yang baik.

“Peran dan fungsi pemerintah sangat penting dan sentral dalam kancah dinamisasi dan stabilisasi roda pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pembangunan. Desakan masyarakat akan reformasi pelayanan publik terletak pada kekuatan sumber daya manusia penyelenggara pemerintah di daerah. Pemerintah daerah perlu segera meningkatkankualitas sumber daya aparaturnya untuk mengantispasi dan menyongsong perubahan lingkungan pemerintah tersebut,” papar Sarundajang.

Gubernur Sulut dua periode itu melanjutkan, demi upaya mewujudkan aparatur yang profesional dapat dilaksanakan melalui proses pendidikan dan latihan (Diklat), karena kegiatan diklat merupakan proses peningkatan kompetensi aparatur agar mampu menghasilkan kinerja optimal melalui transfer pengetahuan, sikap dan keterampilan tertentu agar memenuhi syarat dan cakap dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Pemerintah provinsi Sulut seiring tekad dan komitmen, akan senantiasa menjadikan badan diklat sebagai dapur intelektual aparatur, sehingga menjadi ujung tombak dalam menghasilkan pegawai negeri sipil yag bukan hanya memiliki kemampuan lokal, melainkan juga berdaya kompetitif global,” ujar Sarundajang.

Untuk itu Sarundajang berharap, dengan adanya kegiatan ini, dapat dimaksimalkan menjadi media sharing informasi, ide dan gagasan yang konstruktif, sehingga benar-benar dapat memberikan lompatan bermakna dalam menciptakan manajemen kediklatan yang profesional, untuk menghasilkan standart mutu lulusan, dengan dukungan sarana prasarana yang memadai, tanpa mengabaikan mata rantai pembinaan kediklatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Karena itu melalui rakor kali ini, saya harapkan dapat melahirkan kesamaan persepsi seluruh badan diklat Provinsi se Indonesia dalam hal kebijakan satu pintu (One Gate Policy) penyelenggaraan diklat yang terpusat disetiap badan diklat provinsi, baik menyangkut diklat penjejangan maupun berbagai macam diklat teknis fungsional,” kata Sarundajang.

Hadir dalam rapat tersebut, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) ibu Diah Anggreani, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Dr. Asmawi Rewansyah, Msc, Kepala Bandiklat se Indonesia, kepala Bandiklat Sulut Dra Rosye Kalangi, Msi, unsur Muspida Sulut, Pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut.

Sekjen Diah Aggraeni memberi apresiasi positif kepada lembaga pendidikan yang dipimpin Rosye kalangi karena untuk yang kedua kalinya badan diklat provinsi sulut mendapat akreditasi dengan predikat B dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri.(Jubir Pemprov, Drs Roy M Tumiwa, MPd).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: