Sulut Tuan Rumah Asean Economic Minister

Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Kementerian Perdagangan RI Gusmari Bustami, didampingi Ses Ditjen KPI Tulus Budianto dalam kunjungan kerjanya di Propinsi Sulut, Kamis, (9/02). Mengadakan pertemuan dengan Wagub Sulut Drs.Djouhari Kansil, MPd serta jajaran Pemprov Sulut di ruang rapat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan kantor Gubernur Sulut.
Maksud kedatangan mereka untuk menyampaikan keterangan resmi Pemerintah Pusat kepada Pemprov Sulut, bahwa pada 9 s/d 13 Agustus 2011 Kota Manado akan menjadi tuan rumah iven internasional ”Asean Economic Minister” (AEM), yakni pertemuan para menteri perdagangan Asean serta negara mitra lainya seperti Jepang, Korea, Cina, Australia, New Zealand serta India. Pertemuan itu juga akan dihadiri 2 negara Super Power yakni Amerika Serikat dan Rusia, dan dipastikan 60 hingga 70 persen para ekonom dunia dari negara-negara tersebut akan hadir.
Bustami mengatakan tahun ini ada sekitar 7 iven internasional yang akan di gelar di lima kota di Indonesia dan Sulut sendiri kebagian iven AEM. Menurut Bustami di pilihnya Sulut menjadi Tuan Rumah Iven Internasional tersebut, karena selain telah memiliki pengalaman menggelar iven internasioanal World Ocean Conference (WOC)/Coral Triangle Initiative (CTI) Summit dan Sail Bunaken pada pertengahan tahun 2009 lalu. Sedangkan Infrastruktur penunjang lainya seperti hotel dan pariwisata di nilai telah memadai.
”Kami memilih Sulut, karena sudah terbukti daerah ini berhasil melaksanakan beberapa Even besar, selain itu juga infrastruktur penunjang yang ada di daerah ini dinilai telah memadai,” ujarnya.
Bustami menambahkan, selama berlangsungnya Iven AEM ini, juga akan di adakan side iven seperti pameran produk masing-masing negara peserta. Hajatan tersebut akan di hadiri sekitar 400 peserta dari 22 negara.
”Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selama lima hari, diantaranya AFTA Council, Public Privat Sector Dialog, AEM Meeting, AEM Dialoge,” paparnya.
Untuk itu Bustami mengharapkan Pemerintah Daerah dapat mensosialisasikan iven tersebut kepada masyarakat, termasuk kekurangan-kekurangan yang ada harus di lengkapi. Seperti Venue/Meeting, rooms, Lunch/dinner, Sekretariat, press room dan lapangan Golf.
Wagub Sulut Djouhari Kansil, menyambut baik iven tersebut di gelar di daerah ini, karena menjadi suatu peluang bagi Provinsi Sulut sebagai Pintu Gerbang di Kawasan Asia Pasifik, di samping itu dapat menjadikan kota Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bisa terwujud.
“Kita harus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik karena ini merupakan satu kebanggaan bagi daerah bumi nyiur melambai,” papar Kansil.
Kansil juga mengharapkan seluruh SKPD, tertuma instansi terkait segera melakukan Sosialisasi Kepada masyarakat, termasuk akan memanfaatkan sebagian personil yang terlibat dalam kepanitian WOC waktu lalu. Pertemuan tersebut dihadiri Kadis Perindag Drs Sanny Parengkuan, Map, Pimpinan Bank di daerah ini serta unsur TNI/ Polri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: