BS Sosialisasi KUR Mikro Versi Tokoh Agama

Guna meningkatkan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah di sektor informal, maka Bank Sulut bekerjasama dengan Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulut, melakukan Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat Mikro melalui rekomendasi dari tokoh agama. Kegiatan yang dibuka Plt. Sekprov. Sulut Ir. S.R. Mokodongan, MSi  di kantor Pusat Bank Sulut Manado, Selasa (02/11) diikuti para tokoh agama se- sulut.

Mokodongan mengatakan, KUR Mikro kecil dan menengah versi tokoh agama ini bisa menjadi contoh dan teladan, bukan hanya antar bank, tetapi menjadi contoh di seluruh tanah air. Karena baru sulut sendiri yang melakukan penyaluran kredit semacam ini. Lasimnya  harus melalui rekom lurah atau konsultan. Namun kali ini pimpinan agama yang kita berdayakan, ujarnya.

Karena itu Mokodongan mengharapkan kepercayaan yang diberikan kepada pimpinan agama  hendaknya dapat dijabarkan dengan sebaik-baiknya, agar apa yang menjadi harapan pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran di daerah ini bisa terwujud. Sebab keberhasilan penyaluran dan pengembalian tepat waktu dari debitur, sekaligus menjadi tanggung jawab kita bagi dunia dan akhirat, katanya.

Direktur Pemasaran Bank Sulut Ridwan Nggilu mengatakan, plafon anggaran yang disiapkan hingga memasuki bulan desember 2010 mencapai Rp. 30 M, pengucurannya dimulai bulan nopember ini. Setiap permintaan kredit dari debitur nantinya ada tim khusus yang akan melakukan survey lapangan dan tim inilah yang menentukan layak tidaknya menerima kucuran dana KUR ini. Sedangkan pencairannya melalui bank sulut terdekat, jelasnya.

Sementara Revy Pepah dari divisi kredit, menjelaskan, syarat bagi penerima kredit meliputi, foto copy KTP yang dilegalisir, foto copy kartu keluarga yang dilegalisir, memiliki izin usaha (minimal surat keterangan dari lurah/kepala desa), memiliki usaha yang jelas (minimal sudah berjalan III bulan), diutamakan yang belum mendapatkan pinajam, mengajukan permohonan pinjaman kepada bank sulut, mendapatkan rekom dari pimpinan agama setempat, contohnya GMIM Ketua Jemaat, Katolik Pastor Paroki, Muslim kepada Imam Mesjid, Pantekosta kepada Gembala dan seterusnya bagi golongan umat lainnya.

Bunga dan pembayarannya, bagi pengusaha mikro dikenakan bunga 12 % pertahun, bunga kredit dibayarkan bersama dengan angsuran pokok  ke bank sulut setiap bulan. Jangka waktu kredit untuk kredit modal kerja ditetapkan maksimal 36 bulan sedangkan kredit investasi maksimal 60 bulan, ujar Pepah.

Sementara untuk plafon kredit Pepah menambahkan, untuk perorangan maksimal Rp. 10. Juta, kelompok Rp. 20. juta, sedangkan jaminan agunan kredit adalah usaha yang dibiayai dan jaminan tambahan tidak disyaratkan.

Karo Perekonomian Setda Provinsi Sulut Drs Adry Manengkey, Msi mengharapkan kiranya para jemaat, jamaah dan umat beragama di daerah ini dapat memanfaatkan KUR Mikro ini dengan sebaik-baiknya, karena tujuannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: